Prediksi Sertifikasi Guru 2013 - BELAJAR BERSAMA CAH TINGKIR Prediksi Sertifikasi Guru 2013

Prediksi Sertifikasi Guru 2013

Posted by Merta Irawan Jumat, 09 September 2011 1 komentar
Menurut Kompas.com 9 september 2011 diberitakan, Kemenpan berancana untuk menaikkan standar minimal mengajar bagi para guru yang disertifikasi dari 24 jam menjadi 27,5 jam per minggu. Usulan Kemenpan tersebut rencananya akan mulai diberlakukan pada 1 Januari 2013 mendatang.

Mendiknas, Mohammad Nuh mendukung hal tersebut namun jam mengajar guru jangan hanya dihitung dari berapa jam ia mengajar di depan kelas. Tetapi juga hendaknya dihitung berapa jam para guru menyiapkan hal-hal lain yang mendukung dan terkait dengan proses belajar-mengajar.

Dari dua paragraf diatas dimungkinkan terjadi perbedaan pendapat antara Kemenpan dengan Mendiknas. Ungkapan Mendiknas merupakan hal terbaik apabila dilaksanakan kebijkan mengajar guru sertifikasi 27,5 jam / minggu. Kemungkinan terburuk seandainya Kemenpan menganggap 27,5 jam per minggu adalah waktu tatap muka di depan kelas

Disini kita coba menganalisis kebijakan seandainya 27,5 jam per minggu adalah waktu tatap muka di depan kelas terkait pemenuhan jam mengajar guru setiap sekolah (rata-rata guru mengajar dalam satu pertemuan di sekolah menengah adalah 2 jam dan 4 jam dengan asumsi tiap sekolah terdapat 2 guru mapel yang sama)
1.Guru mengajar 1-2 jam (Pkn, Penjas, TIK, Senibudaya dll)
  • 1 guru = 27,5 jamu  (Supaya sekolah mampu menyediakan jam mengajar per minggu tersebut)
  • 27,5 jam : 2 jam = 13, 75 kelas (sekolah harus menyediakan 14 kelas untuk setiap guru mapel ini)
  • 13,75 kelas x 2 guru = 27,5 kelas (sekolah harus menyediakan 28 kelas untuk 2 orang guru mapel ini)
  • 27,5 kelas : 3 jenjang = 9,16 kelas (sekolah harus menyediakan minimal 9 kelas untuk tiap jenjangnya)
Berdasarkan perhitungan diatas disimpulkan bahwa sebuah sekolah jumlah yang setiap jenjang kelas kurang dari 9 kelas dengan asumsi guru mapel yang sama ada 2 maka belum bisa mendapatkan tunjangan profesi (sertifikasi).

2.Guru mengajar 4 jam (SMP : B.Indonesia, B.Inggris, IPS, IPS, Matematika. SMA : Geografi, Biologi, dll)

  • 1 guru = 27,5 jamu  (Supaya sekolah mampu menyediakan jam mengajar per minggu tersebut)
  • 27,5 jam : 4 jam = 6, 875 kelas (sekolah harus menyediakan 7 kelas untuk setiap guru mapel ini)
  • 6,875 kelas x 2 guru = 13,75 kelas (sekolah harus menyediakan 14 kelas untuk 2 guru mapel ini)
  • 13,75 kelas : 3 jenjang = 4,58 kelas (sekolah harus menyediakan minimal 5 kelas untuk tiap jenjang kelas)
Berdasarkan perhitungan diatas disimpulkan bahwa sebuah sekolah jumlah yang setiap jenjang kelas kurang dari 5 kelas dengan asumsi guru mapel yang sama ada 2 maka belum bisa mendapatkan tunjangan profesi (sertifikasi).

Perhitungan tadi hanya untuk menganalisis kondisi jam mengajar di sekolah menengah baik SMP sederajat maupun SMA sederajat. Guru yang mengajar 4 jam per mapel akan aman seandainya guru mapel yang sama tidak lebih dari 2 orang. Sedangkan guru kelas SD sepertinya tdak ada masalah dengan kebijakan 27,5 jam mengajar seandainya hanya berupa tatap muka di depan kelas.Semoga hal itu tidak terjadi, karena akan berdampak buruk bagi kesejahteraan guru di era sertifikasi nantinya....

Selamat Berjuang teman-temanq....



TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Prediksi Sertifikasi Guru 2013
Ditulis oleh Merta Irawan
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://www.mertaproject.com/2011/09/prediksi-sertifikasi-guru-2013-era-275.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

1 komentar:

Anonim mengatakan...

semangat pakkkkk

Posting Komentar

Cara Buat Email Di Google | Copyright of BELAJAR BERSAMA CAH TINGKIR.