TENAGA EKSOGEN-PELAPUKAN - BELAJAR BERSAMA CAH TINGKIR TENAGA EKSOGEN-PELAPUKAN

TENAGA EKSOGEN-PELAPUKAN

Posted by Merta Irawan Senin, 08 Agustus 2011 0 komentar
Apersepsi
pontianak.tribunnews.com
          Kalau kita lihat, mengapa mayoritas jalanan di pedesaan kondisi buruk dan bergelombang sehingga selalu ada perbaikan. Sebagian besar orang menganggap hal itu sebagai kejelekan atau kekurangan bahan materialnya. Jika kita pandang dari sudut geomorfologinya, ternyata penyebabnya adalah badan jalan lebih rendah daripada lahan yang di kanan atau yang dikirinya. Selain itu kecenderungan saluran air dan sanitasi pedesaan yang buruk pula. Kondisi ini akan menyebabkan air hujan masuk ke badan jalan sehingga mengurangi daya tahannya belum lagi beban berat diatasnya. Hal ini dapat kita simpulkan bahwa salah-satu penyebab kerusakan jalan di pedesaan adalah genangan air hujan di badan jalan. Faktor genangan air dan beban berat inilah yang akan mengakibatkan badan jalan melapuk.
Pada posting berikut ini kita akan lebih jauh mempelajari tentang proses pelapukan serta karakteristiknya.

Eksplorasi
           Ingatkah kamu bahwa sebenarnya relief muka bumi tidak rata. Apakah pernah terlintas, bagaimana hal itu terjadi? Ya semua itu hanya akan terjawab pada posting kali ini.  Pada posting sebelumnya, kita ketahui bahwa bentuk kerak bumi tidak merata dan sebagian besar tersusun oleh batuan. Perubahan  ketinggian relief ini bisa terjadi secara alamiah dan buatan. Salah-satu penyebab utamanya adalah proses pelapukan lapisan batuan. Pelapukan juga mempunyai manfaat sangat besar dalam meningkatkan dan memeratakan unsur mineral tanah. Dengan komposisi unsur tanah yang ideal akan menyuburkan tanah tersebut misalnya kondisi tanah di daerah tropis.
Disisi lain intensitas pelapukan tinggi akan menyebabkan terkikisnya lapisan batuan misalnya badan jalan yang rusak akibat genangan air hujan, pecahnya karang akibat hantaman ombak laut dan lain sebagainya.
Dari situ kita tahu, agar pelapukan tidak merusak lingkungan sekitar maka kita harus pandai-pandai menjaga dan merawatnya.

Elaborasi
Pelapukan
Pelapukan adalah proses penghancuran  lapisan batuan dalam bentuk partikel secara perlahan – lahan.  

Proses ini mampu mengubah bentuk muka Bumi. Pelapukan dimuka bum dibedakan menjadi beberapa jenis meliputi :
Pelapukan Mekanik atau Fisika
Pelapukan ini berupa batuan pecah menjadi bagian yang lebih kecil dan masih membawa karakteristik asli batuan asalnya. Beberapa faktor fisik yang mendorong terjadinya pelapukan ini antara lain :
Faktor pembekuan air di dalam batuan mampu merusak batuan. Air yang menyusup ke dalam batuan, mengalami pembekuan. Akibat tekanan air yang membeku, batuan tersebut pecah. Proses ini seperti yang terjadi ketika air laut menyusup dalam batu karang. Kristal garam yang terbentuk di dalam batuan mampu menghancurkan batuan.
Faktor perbedaan temperature mengakibatkan batuan mengembang saat suhu tinggi, dan mengerut saat suhu rendah. Apabila hal ini terjadi terus-menerus akan menyebabkan permukaan batuan retak kemudian pecah
Faktor curah hujan yang tinggi disertai dengan intensitas sinar matahari yang tinggi secara bergantian, membuat batuan mengerut dan mengembang hingga akhirnya terlapuk

Pelapukan kimia
Pelapukan ini bersifat kompleks karena disertai dengan penambahan maupun pengurangan unsur kimia pada batuan sehingga komposisinya tidak lagi seperti batuan asal. Peristiwa pelarutan batuan oleh air, oksidasi, dan hidrolisis mengakibatkan terjadinya pelapukan secara kimiawi. Salah-satunya terlihat jelas di wilayah karst. Gua, uvala, dolina, dan aliran sungai bawah tanah misalnya, terjadi karena pelarutan tanah kapur melalui retakan-retakan (diaklas). Retakan akan semakin membesar dan bisa membentuk gua atau lubang-lubang. Jika lubang-lubang saling berhubungan maka sungai bawah tanah bisa terbentuk. Contoh yang lain misalnya fenomena stalakmit, stalagtit.

Pelapukan biologis
Pelapukan ini adalah penghancuran partikel batuan yang disebabkan oleh makhluk hidup baik hewan, tumbuhan dan manusia.
Pelapukan oleh akar tanaman.
Akar tanaman yang menerobos ke dalam celah atau retakan batuan mengakibatkan batuan menjadi rapuh dan hancur
Pelapukan oleh binatang seperti cacing tanah dan unggas. Binatang tersebut membantu memperlebar dan mengikis retakan batuan serta menyebabkan lapisan batuan di bawah tanah terkorek dan melapuk
Pelapukan oleh kegiatan manusia misalnya pembukaan lahan untuk pertanian, pembangunan fisik,
dan kegiatan pertambangan.

Konfirmasi
  1. Pelapukan mampu meningkatkan kesuburan tanah suatu daerah.
  2. Pelapukan bisa terjadi secara alamiah dan buatan dan mempunyai sifat yang destruktif atau merusak

Latihan Soal 


1.    Perhatikan gambar berikut ini.
sieztha.wordpress.com

Gambar diatas merupakan hasil pelapukan  adalah
a.    biologis                             c.mekanik
b.    kimiawi                             d.alamiah

2.    Dibawah ini perbedaan pelapukan mekanik dan pelapukan kimiawi adalah ?
Pilihan
Pelapukan Mekanik
Pelapukan Kimiawi

3.    Penyebab utama pelapukan mekanik  adalah ?

4.    Daerah dibawah ini yang terdapat fenomena pelapukan kimiawi adalah ?
a.    P. Seribu                    c. Lembah Siahanoek
b.    Peg. Seribu                 d. Bukit tinggi

5.    Salah-satu penyebab fenomena sungai bawah tanah adalah ?

6.    Dibawah ini manfaat pelapukan bagi kehidupan ?

7.    Salah-satu dampak negative proses pelapukan bagi kehidupan adalah ?
    a.    sungai subur              c. DAS terhambat
    b.    aliran sungai tenang   d. DAS menjadi dangkal

Pembahasan



TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: TENAGA EKSOGEN-PELAPUKAN
Ditulis oleh Merta Irawan
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://www.mertaproject.com/2011/08/tenaga-eksogen-pelapukan.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Posting Komentar

Cara Buat Email Di Google | Copyright of BELAJAR BERSAMA CAH TINGKIR.