JEMBATAN SELAT SUNDA : MEMPERCEPAT EKONOMI ATAU ANCAMAN KRISIS ENERGI - BELAJAR BERSAMA CAH TINGKIR JEMBATAN SELAT SUNDA : MEMPERCEPAT EKONOMI ATAU ANCAMAN KRISIS ENERGI

JEMBATAN SELAT SUNDA : MEMPERCEPAT EKONOMI ATAU ANCAMAN KRISIS ENERGI

Posted by Merta Irawan Selasa, 07 Mei 2013 0 komentar

     Setiap orang yang menggunakan BBM selama ini selalu mendapatkan subsidi dari negara. Pemanfaatan BBM tersebut telah berkali-kali melampau batas yang dianggarkan pemerintah. Pemerintah berusaha berpikir berkali-kali untuk menerapkan kebijakan kenaikan harga BBM. Subsidi BBM tahun ini telah menyedot anggaran 230 triliun dari APBN. Menurut Susilo Siswoutomo wakil Menteri ESDM “"Kalau dibelikan kerupuk bisa ketutup tuh Indonesia. Belum listrik, kalo bangun infrastruktur yang ada masalah beres itu. Jembatan selat sunda, cuma Rp 140 triliun,"(liputan 6, 24/4/2013). Dengan dalih, mengamankan APBN dan meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan rakyat Indonesia. Dari ungkapan tersebut bisa disimpulkan bahwa apabila harga BBM dinaikan maka jatah subsidi BBMnya dapat dimanfaatkan membangun Jembatan selat Sunda.
       Secara ekonomis, pembangunan Jembatan selat Sunda akan mempercepat perekonomian dan perdagangan di Indonesia khusus trans sumatra-jawa. Hal ini dikuatkan oleh Ketua Kadin Suryo Bambang Sulisto. Menurutnya, “Jembatan selat Sunda akan menghemat waktu tempuh dan biaya penyebrangan dari 3,5 jam menjadi 1 jam” (Metro TV, 26/4/2013)
      Seandainya Jembatan selat Sunda telah membentang antara pulau Sumatra dan Jawa maka arus lalu lintasnya bertambah padat. Angkutan barang dan mobil pribadi yang menyebrang semakin besar. Kenyamanan pengguna JSS (Jembatan Selat Sunda) akan terasa meningkat. Sedangkan kapal ferry ASDP biasanya padat angkutan otomatis akan berkurang banyak. Perlahan tapi pasti kebijakan pembangunan Jembatan selat Sunda akan memperbesar pemakaian BBM. Padahal ASDP kapal ferry selama ini secara tidak langsung telah menyukseskan penghematan BBM dan mencerminkan angkutan massal berhasil di Indonesia. Meskipun pada moment-moment tertentu sering menyebabkan antrian penumpang yang panjang. 

      Disisi lain masyarakat kita lebih nyaman menggunakan kendaraan pribadi daripada angkutan massal. Tidak mengherankan apabila penggunaan BBM setiap tahun melampau batas ketentuan sehingga menjebolkan APBN dan memacetkan kota-kota besar.
      Berdasarkan opini diatas, disimpulkan sebaiknya pemerintah mengkaji lebih dalam pembangunan Jembatan selat Sunda terutama dampak kedepan. Pembangunan tersebut lebih banyak dampak positif atau malah memperparah kondisi permasalahan BBM kita.
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: JEMBATAN SELAT SUNDA : MEMPERCEPAT EKONOMI ATAU ANCAMAN KRISIS ENERGI
Ditulis oleh Merta Irawan
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://www.mertaproject.com/2013/05/jembatan-selat-sunda-mempercepat.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Posting Komentar

Cara Buat Email Di Google | Copyright of BELAJAR BERSAMA CAH TINGKIR.